Beli Kuota Rela, Tapi Beli Aplikasi Tidak Mau

Table of Contents
Beberapa hari lalu saya mengisi acara Seminar Pendidikan yang diselenggarakan oleh salah satu yayasan, temanya adalah "Implementasi Belajar Sambil Bermain lewat Permainan di Gawai" (kurang lebih seperti itu kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia).

Salah satu Materi saya adalah mengenai penggunaan GCompris untuk belajar sesuai kurikulum yang berlaku.

Pada sesi tanya jawab ada salah seorang peserta yang bertanya;
  • Apakah GCompris bisa diinstal di Android?
  • Bisa, jawab saya singkat, cari saja di Playstore
Kemudian sebagian besar peserta seminar mulai mencarinya di playstore.
Salah seorang peserta bertanya;
  • Kok berbayar?

  • Ya, jawab saya dengan beberapa penjelasan singkat
  • Peserta lain kemudian menimpali kalau harganya terlalu mahal untuk sebuah permainan.
Saya pun menjawab:
  • Dalam satu bulan anda belu kuota habis berapa?
Dia jawab
  • Kurang lebih 100 ribu untuk saya, kalau untuk anak saya 20 ribu untuk seminggu.
Kemudian saya menimpali, Anda beli kuota setiap bulan saja tidak sayang, kok beli aplikasi yang harganya cuma 99.000 dan bisa dipakai seumur Android sayang banget.
Belum lagi kuota untuk anaknya yang dipakai untuk game online yang tidak jelas unsur pendidikannya.

Padahal rata-rata peserta seminar adalah tenaga pendidik (guru), termasuk kedua peserta yang bertanya tadi.
Sepertinya tingkat Edukasi untuk tenaga pendidik di Indonesia masih perlu ditingkatkan lagi.
 

Post a Comment